Jumat, 16 Maret 2012

TEATER TUTUR " SENJANG "

    Sanggar MINDULAHIN pimpinan Azhar Mj, tampilkan teater tutur Senjang dengan cerita Bujang Bulan. Kesenian ini adalah salah satu bentuk sastra tutur yang sudah lama ditinggal pemiliknya, kesenian ini sudah sulit ditemukan yang disebabkan oleh penggeseran globalisasi perkembangan zaman dan pelakunya yang sudah tua dan tidak memungkinkan lagi untuk berkesenian.
   
    Pada awalnya kesenian ini terdapat di sepanjang aliran batang tembesi mulai dari Pauh hingga ke aliran Batang Hari di Tanjung. Sedangkan di Matagual, Karmeo dan Rantau Kapas kesenian ini diiringi dengan menggunakan alat-alat musik tradisional melayu Jambi seperti Gendang, Tetawak, Kelintang, dan Piul.

    Mindulahin, mengangkat dan kembangkan kesenian ini dengan memadukan dari berbagai unsur seni yang ada kemiripannya dengan kesenian tersebut seperti : Dadung dan Iwa. Pada bagian awal gesekan piul, akordeon dan vokal membentuk suasana tenang, kemudian diisioleh gendang, kelintang kayu, kelintang perunggu, tetawak dan cangor sehingga membentuk suasana gembira dengan syair dan tampilan yang kocak dalam penyampaian cerita yang disajikan. sedangkan pada bagian akhir ditutup dengan Iwa untuk mempertegas dan kejelasan cerita dan musik tutur pada klimak.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar